Senin, 14 Juli 2008

Kedodoran

Akhir-akhir ini saya merasa semakin tidak nyaman dengan diri saya. Saya merasa saya semakin sedikit menyediakan waktu untuk mengurus diri sendiri. Semakin nggak punya waktu untuk menonton DVD seperti yang biasanya sering saya lakukan, semakin nggak punya waktu untuk kongkow bareng temen-temen, semakin nggak punya waktu untuk sekedar baca koran, dan semakin nggak punya waktu untuk nulis blog.

Kata orang, “Mempertahankan lebih sulit daripada mencapai sesuatu”. Dan itu memang benar adanya. Lihat saja ‘pencapaian’ posting di blog saya. Telah 5 bulan saya mulai “mengudarakan” blog saya ini, dan teman-teman bisa melihat hasilnya. Pada bulan pertama, pencapaian luar biasa telah saya lakukan. Dua puluh satu posting dalam sebulan. Sungguh prestasi bagi saya. Bulan kedua, pencapaian sedikit menurun, walaupun hal ini sebenarnya sudah saya perkirakan. Sangat sulit untuk mempertahankan produktivitas menulis blog sebanyak 1 posting setiap harinya (dengan mempertimbangkan bahwa saya hanya menulis blog di hari-hari kerja saja). Akhirnya saya harus puas dengan 14 posting di bulan kedua. Di bulan ketiga, pencapaian mulai tidak menggembirakan, hanya 10 posting atau berarti produktivitas saya turun menjadi 0,5 posting setiap harinya. Hingga kemudian kendor dan semakin kedodoran pada bulan keempat dan kelima, berturut-turut sebanyak 9 dan 5 posting. Bahkan, lebih parah lagi, hingga pertengahan masa di bulan keenam ini, saya baru menerbitkan satu posting. Kalau diibaratkan celana, yang tadinya baru sebatas kedodoran, mungkin sekarang celana itu sudah melorot.

Well, karena itulah saya bertekad untuk kembali membangkitkan semangat menulis saya. Saya bertekad untuk kembali membelokkan kurva yang saat ini menukik ke bawah hingga menembus batas atas. Saya bertekad untuk kembali memiliki waktu untuk diri saya. Berhasilkah? Kita lihat saja.

0 komentar: